Sabtu, 10 Januari 2009

Interior | Kreativitas dan Kebersamaan














Saturday, 09 August 2008


Hunian mengekspresikan gaya hidup dan karakter pemiliknya. Hal inilah yang dibebankan kepada arsitek Anis Ibrahim saat merancang kediaman kliennya, Helmi dan Anika Faisal yang juga menjadi tempat berkumpul keluarga besar.Hunian yang terletak di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan ini memiliki lahan seluas 700 m2 dan letaknya satu kelompok dengan rumah-rumah saudara pemilik termasuk kediaman arsitek yang merupakan sepupu pemilik. Selain itu, hunian ini juga bersebelahan dengan workshop furnitur dan kantor konsultan desain yang merupakan bisnis keluarga besar mereka. Oleh karena itu, rumah lama direnovasi dan dirancang kembali tidak hanya sebagai tempat tinggal keluarga pemilik tetapi juga menjadi tempat berkumpul keluarga besar mereka. Dalam proses desainnya, arsitek juga mengakomodasi berbagai kebutuhan keluarga besar mulai dari para sesepuh sampai anak-anak dalam keluarga sehingga terjadi kreativitas dalam kebersamaan yang harmonis. Sebagai langkah awal, arsitek dan pemilik rumah sepakat untuk tidak terikat pada gaya arsitektur tertentu dan ingin mempertahankan fondasi bangunan lama serta mengubah strukturnya untuk menambah ruang-ruang baru. Nuansa modern tropis pada bangunan lama tetap diterapkan di rumah baru diantaranya berupa teritis dan jendela lebar, atap yang dominan dan sepasang kolom besar yang menegaskan area pintu masuk hunian. Susunan ruang (layout) rumah juga dirancang “transparan” tanpa banyak dinding penyekat sehingga berkesan lapang sehingga dapat menampung banyak orang saat berkumpul bersama. Desain ini juga berhasil mengoptimalkan masuknya cahaya alami dan sirkulasi udara segar serta memperoleh pemandangan dari dalam rumah.Selanjutnya, lantai dasar ditata untuk area semipublik seperti ruangan tamu, ruangan kerja / perpustakaan, ruangan keluarga, pantri, ruangan makan dan teras belakang serta area servis di bagian samping. Lantai atas ditata untuk area privat yaitu dua buah kamar tidur anak, ruangan belajar bersama, kamar tidur dan kamar mandi utama. Yang paling menarik dari desain hunian ini adalah pengolahan halaman belakang dan halaman samping yang dibuat taman tropis sehingga dapat meredam bising dan polusi dari workshop furnitur di sebelah rumah sekaligus memberi keteduhan dan kesegaran bagi penghuni. Halaman ini juga dirancang untuk menampung berbagai jenis aktivitas bersama diantaranya pembangunan musala dan area duduk di teras dan di tengah taman di halaman belakang.Selain itu, pemilik juga menginginkan ruang fitness terbuka yang menghadap ke arah kolam renang dan dibuat seolah-olah “mengambang” di atas air. Kolam renangnya juga unik karena salah satu sisinya dihias dengan empat buah pilar dan air mancur sedangkan sisi lainnya dirancang overflow serta dihias dengan kaca bertekstur dan kamar bilas di sudut halaman. Ada pula kolam berendam (plunge pool), area duduk di teras dan jalan setapak menuju muka rumah di halaman samping. Suasana alami di ruang luar rumah ini dipertegas dengan penggunaan material alami pada bangunan seperti batu kerobokan untuk pelapis dinding dan kolom luar serta batu kerobokan untuk aksen dinding ruangan makan. Kayu jati juga digunakan untuk kusen jendela sedangkan parket kayu untuk lantai atas.Dalam menata interior hunian, arsitek berupaya mewujudkan berbagai keinginan penghuni seperti penerapan gaya eklektik berupa gabungan antara gaya klasik, gaya minimalis dan gaya klasik. Misalnya, ruangan tamu ditata bergaya neoklasik dengan armchair, coffee table, gorden dan wallpaper bernuansa krem cokelat sesuai dengan selera Anika. Ruangan makan juga ditata dengan seperangkat meja dan kursi yang pelapisnya bermotif bunga sesuai dengan benda seni dari tembaga berbentuk kelopak bunga mawar dan kupu-kupu. Sementara itu, ruangan keluarga tampil bernuansa modern minimalis sesuai dengan keinginan Hilmi. Furniturnya terdiri dari sofa berbentuk huruf L, ottoman dan seperangkat meja kursi dari anyaman rotan sintetik bernuansa putih abu-abu. Desain interior kamar tidur, walk in wardrobe dan kamar mandi utama juga menjadi hasil kerja sama harmonis antara Anis, Anika dan Hilmi. Ruangan ini ditata bernuansa modern klasik dengan sentuhan warna cokelat keemasan yang teduh tetapi satu pojok ruang menjadi aksen dengan dekorasi bernuansa merah abu-abu tua. Kamar tidur anak juga ditata sesuai dengan kepribadian penghuninya baik anak laki-laki maupun anak perempuan. Aksen menarik tampil dari finishing mengkilat warna hitam oranye pada kitchen set di pantri dan meja di ruangan belajar sehingga menambah semarak suasana rumah. Suasana rumah tambah “hidup” dengan koleksi lukisan dan tata pencahayaan (lighting) yang “atraktif” seperti terlihat pada lampu hias di fasada dan di halaman rumah. Lokasi : Kediaman Keluarga Helmi dan Anika Faisal di Pondok Pinang, Jakarta SelatanArsitektur dan Interior : Anis Ibrahim dari PT Cipta Mufida